Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Informasi Berkala

Rupiah Borobudur Playon 2026

Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026 Rupiah Borobudur Playon 2026
/ 11

Panca

Dipublikasikan 05 July 2026

16 Dilihat

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menghadiri kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi masyarakat terhadap Rupiah dan sistem pembayaran digital.


Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam rangka memperkuat edukasi, literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital yang aman, cepat, dan inklusif di tengah masyarakat.


Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, serta jajaran pimpinan dan pejabat Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung transformasi ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem keuangan dan digitalisasi pembayaran.


Bupati Wonosobo menyambut baik sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Bank Indonesia. Menurutnya, peningkatan literasi Rupiah dan pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran digital menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


“Kolaborasi ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya cinta, bangga, dan paham Rupiah, sekaligus mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital yang semakin mudah, aman, dan efisien,” ungkap Bupati.


Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa semakin meningkat, sekaligus memperluas pemanfaatan transaksi non-tunai guna mendukung percepatan digitalisasi ekonomi di Kabupaten Wonosobo.