MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT
BERITA

MENSOS GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT PERMANEN, WONOSOBO MANTAPKAN SINERGI DENGAN PEMERINTAH PUSAT

Panca

Author & Journalist Wonosobo

Jakarta – Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Sosial, serta perwakilan Bappeda Kabupaten Wonosobo menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono beserta jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu implementasi dari Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan negara untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar. Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Menteri Sosial juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh pemangku wilayah dan pemangku kebijakan dapat bersikap terbuka dan jujur terhadap kondisi riil di lapangan, termasuk terkait angka putus sekolah sebagaimana tergambar dalam data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui keterbukaan data dan sinergi seluruh pihak, kita dapat memberikan perhatian yang lebih optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan salah satu mandat Presiden yang harus dilaksanakan bersama oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ungkap Menteri Sosial.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa saat ini sebanyak 104 gedung permanen Sekolah Rakyat sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2026 salah satunya di Kabupaten Wonosobo. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi salah satu upaya strategis dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah nyata dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kepedulian negara yang sangat strategis untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh hak pendidikan yang layak. Pemerintah Kabupaten Wonosobo siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan maupun penyelenggaraan program ini,” ujar Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan harapan untuk program Sekolah Rakyat yang sedang dalam percepatan ini bisa berimplikasi langsung kepada para siswa agar mendapatkan oendidikan yang layak demi untuk menggapai cita-cita di masa depan.

“Harapan kami, Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Dengan pendidikan yang berkualitas, mereka akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tutup Sekda

Bagikan Artikel Ini

Lihat Semua Warta
Sukai Berita Ini?