Kontak Kami (0286) 321345
bag.prokompimwsb@gmail.com Jl. Soekarno-Hatta No. 2-4, Wonosobo

Kunjungan Studi Pembelajaran terkait Inklusi dan Literasi Keuangan dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menerima Kunjungan Studi Pembelajaran terkait Inklusi dan Literasi Keuangan dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, di Pendopo Bupati Wonosobo, Rabu (3/6/2026).

Rombongan Kabupaten Kubu Raya disambut langsung oleh Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.M., beserta jajaran perangkat daerah terkait.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari berbagai praktik dan strategi yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, termasuk penguatan akses layanan keuangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif.

Dalam sambutannya, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kabupaten Kubu Raya yang memilih Wonosobo sebagai salah satu daerah tujuan studi pembelajaran.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antardaerah. Inklusi dan literasi keuangan merupakan aspek penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Afif.

Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan dan produk keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo menjelaskan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan di Wonosobo terus diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM.

“Kami berupaya membangun ekosistem yang mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi, pendampingan, serta kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan. Harapannya, masyarakat semakin memahami manfaat layanan keuangan dan mampu memanfaatkannya secara produktif,” jelas One Andang.