AUDIENSI DRIVER OJOL DAN FORKOPIMDA WONOSOBO PERKUAT SINERGI DAN KOMUNIKASI ASPIRATIF
WONOSOBO — Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima audiensi Paguyuban Driver Ojek Online Kabupaten Wonosobo yang diikuti sekitar 75 mitra driver lintas platform di Ruang Mangunkusumo, Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, Selasa (26/6/2026).
Audiensi berlangsung tertib, hangat, dan penuh rasa kekeluargaan. Dalam forum tersebut, para driver menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan kesejahteraan, perlindungan sosial, pembentukan koperasi, dukungan pendidikan keluarga driver, hingga penguatan komunikasi bersama pihak aplikator seperti Gojek, Grab, Shopee, dan Maxim.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan para driver karena memberikan gambaran langsung mengenai dinamika yang dihadapi para mitra transportasi online di lapangan.
“Masukan-masukan ini sangat baik dan memberi kami pemahaman lebih utuh terkait kondisi yang sedang dihadapi rekan-rekan driver. Dari delapan poin aspirasi yang disampaikan, ada beberapa yang dapat segera kami tindak lanjuti,” ujar Sekda.
Salah satu poin yang mendapat perhatian pemerintah daerah adalah usulan dukungan penggunaan jasa transportasi online oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Menurut Sekda, hal tersebut sejalan dengan semangat efisiensi sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
“Misalnya melalui SE Bupati terkait Imbauan kepada ASN untuk memanfaatkan angkutan umum, termasuk transportasi online, pada prinsipnya juga menjadi bagian dari upaya mendorong efisiensi serta menggerakkan perekonomian daerah,” jelasnya.
Terkait usulan fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi driver ojol, Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah serta kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
“Ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk menghitung dan mengkaji kemampuan fiscal yang ada. Karena banyak kebutuhan masyarakat yang juga harus diperhatikan, maka kami mohon waktu untuk melakukan pendalaman dan kajian terlebih dahulu,” ungkapnya.
Sekda juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk membangun komunikasi bersama pihak aplikator guna mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang berkembang.
“Kami juga akan mengundang pihak aplikator untuk berdiskusi bersama, sehingga nantinya dapat ditemukan langkah dan solusi yang saling mendukung bagi semua pihak,” tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo turut menyambut baik semangat para driver dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka melalui usulan Program Indonesia Pintar (PIP). Pemerintah daerah meminta agar data calon penerima dapat dipersiapkan dengan baik agar proses fasilitasi berjalan optimal sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mendorong para driver untuk membentuk satu wadah komunikasi bersama agar koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah maupun pihak terkait dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah pun siap membantu proses fasilitasi pembentukan badan hukum kepengurusan komunitas tersebut.
Sementara itu, mewakili komunitas driver ojek online, Avat Fauzi dari Wonosobo Online Driver Bersatu (WODB) menyampaikan apresiasi atas keterbukaan komunikasi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Wonosobo.
“Kami berterima kasih atas keterbukaan dialog yang telah difasilitasi pemerintah daerah. Aspirasi yang kami sampaikan mendapat respons positif dan langsung ditindaklanjuti melalui arahan sekda kepada dinas-dinas terkait. Tentu harapan kami, semua ini dapat mendukung kesejahteraan driver online di Wonosobo,” ujarnya.
Avat juga menyatakan kesiapan komunitas driver untuk menindaklanjuti arahan pemerintah daerah dalam membentuk satu wadah utama sebagai sarana komunikasi bersama yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. turut mengapresiasi jalannya audiensi yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, penyampaian aspirasi secara santun dan elegan mencerminkan kedewasaan seluruh pihak dalam menjaga ruang dialog yang sehat demi kepentingan bersama.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap sinergi antara pemerintah daerah, komunitas driver, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin dengan baik guna mewujudkan ekosistem transportasi online yang lebih harmonis, adaptif, dan berkeadilan.
© Hak Cipta 2022. Diskominfo Kab. Wonosobo oleh Isa Maulana Tantra