Kontak Kami (0286) 321345
bag.prokompimwsb@gmail.com Jl. Soekarno-Hatta No. 2-4, Wonosobo

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ramadan 1447 H

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral terkait Penanggulangan Peredaran Minuman Beralkohol, Penertiban Petasan, serta Ketersediaan Bahan Pokok Penting selama Ramadan 1447 H, bertempat di Pendopo Bupati Wonosobo, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Wonosobo.

Dalam paparannya, Bupati Afif menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri. Ia mengingatkan bahwa meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Ramadan harus diantisipasi secara matang, baik dari sisi stabilitas harga, keamanan, maupun ketertiban umum.

“Selain peredaran minuman keras dan petasan, kita juga perlu mewaspadai potensi beredarnya uang palsu di tengah meningkatnya transaksi masyarakat. Saya minta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan agar masyarakat tidak menjadi korban,” tegasnya.

Bupati Afif juga menyoroti bahaya penggunaan mercon atau petasan yang kerap meningkat selama Ramadan. Menurutnya, aktivitas tersebut bukan hanya mengganggu ketenangan ibadah, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan warga. “Ramadan adalah bulan yang penuh ketenangan dan kekhusyukan. Jangan sampai ternodai oleh suara mercon atau aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo M Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terdapat tiga korban akibat ledakan petasan. Ia mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih berhati-hati dan melakukan pengawasan terhadap anak-anak.

“Kami mencatat sudah ada tiga korban akibat petasan. Ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain atau memperjualbelikan petasan karena risikonya sangat besar,” ujarnya.

Forkopimda Kabupaten Wonosobo sepakat untuk memperkuat patroli, pengawasan distribusi barang, serta penindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.