12/09/2022

PROKOMPIM

Protokol Komunikasi Pimpinan

Warga RW 1 Jaraksari Hibahkan Tanah Untuk Pelebaran Jalan

3 min read

Kegembiraan dirasakan Warga RW 1 Kelurahan Jaraksari Wonosobo, pasalnya pemukiman padat penduduk ini semula tidak memiliki jalan  layak dan memadai yang bisa dilalui kendaraan roda empat, namun karena kekompakan dan keikhlasan warga yang menghibahkan sebagian tanah miliknya untuk pelebaran jalan, sehingga kampung tersebut akan segera memiliki jalan selebar 3,5 meter sepanjang 200 meter yang menghubungkan dari jalan Muntang, RW 2, RW 1 Jaraksari, hingga tembus Jl. Jogonegoro atau jalan raya depan SMA N 1 Wonosobo.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, S.Ag., saat meninjau lokasi di RW 1 Kelurahan Jaraksari Senin (19/9) menyampaikan apresiasi terhadap hal ini. “Kami sampaikan apresiasi dan terima-kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat dengan segala keikhlasanya, semoga nanti jalan bisa segera terwujud, menjadi lebar, sehingga mobil bisa masuk, damkar, ambulan, dan sebagainya, namun kami berharap semoga tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan itu, tapi jika ada kegawatdaruratan maka bisa diantisipasi sedini mungkin. Niat baik dari seluruh warga masyarakat ini mudah-mudahan akan menuai kebaikan, semoga dapat limpahan rahmat dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga jika jalan sudah terbangun dan yang memanfaatkan orang banyak maka akan lebih berguna, sekali lagi jika diniati ibadah pasti akan memetik kebaikan,” ucap Bupati.

Kepada warga yang rumahnya terdampak, Bupati juga mengucapkan terima-kasih. “Kepada yang terdampak, kami sampaikan terima-kasih atas keikhlasanya, semoga memberikan barokah yang membawa manfaat bagi semuanya, akan menjadi investasi yang tidak terhitung nilainya. Bangunan yang terdampak nanti akan segera dikondisikan, meskipun tidak sempurna, namun pasti dilakukan yang terbaik, karena yang menangani adalah tukang yang handal, jadi tidak asal”.

Selain itu Bupati juga mengapresiasi dan bangga atas langkah Warga Jaraksari ini yang menjunjung tinggi nilai Pancasila, kegotongroyongan, keikhlasan dan  kekompakan demi kepentingan umum. “Kami bangga terhadap langkah Warga Jaraksari ini, yang tidak hanya memakai baju Pancasilais namun Warga Jaraksari bener bener sudah mengamalkan Pancasila, negara ini kuat karena gotong-royong, apapun itu, program setinggi apapun tanpa gotong-royong mustahil berhasil, oleh karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wonosobo secara umum dan khususnya Warga Jaraksari ini,” ucap Bupati.

Ketua RW 1 Jaraksari Untung Nurohman mengungkapkan, bahwa keinginan warga memiliki jalan ini memang sudah digadang sejak lama, mengingat jalan yang layak tersebut sangat bermanfaat bagi aktifitas masyarakat, baik dilihat dari sisi ekonomi, sosial, bahkan terkait tentang kewaspadaan gawat darurat serta bencana yang mungkin terjadi.

“Apa yang selama ini menjadi angan-angan dan harapan warga, yang sangat ingin mempunyai jalan yang layak yang bisa dilalui roda 4 akan segera terpenuhi, mengingat kemanfaatan jalan layak itu ya sangat luarbiasa, dilihat disisi ekonomi, sosial, juga bahkan mungkin terkait kwaspadaan dan bencana bisa diantisipasi dijauh hari, sehingga kami warga semuanya satu suara satu kata satu keinginan agar harapan tersebut segera bisa terealisasikan, dan alhamdulillah dengan kekompakan, warga mendukung seluruhnya,” ungkapnya.

Untung menambahkan terkait jalan ini, pihaknya mengaku tidak memiliki lahan, namun berada diatas saluran irigasi.

“Terkait jalan, kami memang tidak punya lahan, semua yang kami miliki berada di atas saluran irigasi, dan selama ini dimanfaatkan oleh beberapa masyarakat yang membangun untuk kepentingan pribadi, namun demikian karena sudah menjadi kesepakatan semua warga, yang mana beberapa waktu sebelumnya telah kami fasilitasi dengan musyawarah bersama di kelurahan, bagaimana nantinya mau seperti apa, namun karena hal ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat secara umum, alhamdulillah warga yang bangunan rumahnya terdampak, baik yang berada diatas saluran irigasi maupun masyarakat yang menghibahkan lahan milik pribadinya, mereka memberikan secara sukarela dengan ikhlas tanpa paksaan, dan menyatakan dukunganya dengan ditandatangani diatas materai”.

Lebih lanjut Untung mengatakan bangunan yang terdampak pelebaran jalan tersebut sedikitnya ada 8 bangunan yang berada diatas saluran irigasi dan 5 bangunan dari hibah warga. Sementara estimasi besaran anggaran dan waktu pelaksanaan kurang lebih 85 juta dan dilaksanakan dua bulan.

“Pelebaran jalan ini, berdampak terhadap  bangunan warga yang harus dikepras, untuk yang menghibahkan ada 5 orang, adapun yang diatas saluran irigasi ada 8 orang. Dan Alhamdulillah tidak ada kendala sedikitpun. Sementara untuk penanganan biaya yang untuk renovasi bangunan terdampak kurang lebih 85 juta, dan estimasi waktu perkiraan satu sampai dua bulan,” terangnya.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.