12/09/2022

PROKOMPIM

Protokol Komunikasi Pimpinan

Kualitas Lembaga Pelatihan Kerja Hasilkan Tenaga Kerja Kompeten

2 min read

Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan BLK Komunitas untuk dapat senantiasa bersungguh-sungguh dalam meningkatkan mutu dan performa lembaga, karena kualitas Lembaga Pelatihan Kerja akan mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki kualifikasi yang mumpuni. Demikian disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, saat membuka Pelatihan Digital Marketing dan Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta. Bertempat di aula Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian Dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Kamis (2/12).
Wakil Bupati Wonosobo, Drs. Muhammad Albar, MM, pada kesempatan itu juga menyampikan bahwa pembangunan sektor ketenagakerjaan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, dilaksanakan dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya serta seluruhnya yang berkualitas, untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, dan makmur baik material maupun spiritual, melalui peningkatan kualitas serta potensi tenaga kerja yang profesional serta produktif.
“Pembangunan ketenagakerjaan juga harus mampu menghadapi tantangan globalisasi yang sarat dengan persaingan, serta harus diimbangi dengan daya saing yang tinggi, tak terkecuali bagi kualitas tenaga kerja nasional,” ungkap Wabup.
Kegiatan yang memiliki daya ungkit bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti ini, kata Wabup merupakan satu langkah lebih maju dalam rangka memberikan, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, serta etos kerja bagi Lembaga Pelatihan Kerja dan BLK Komunitas, yang nantinya diharapkan mampu membantu menelurkan tenaga kerja yang siap kerja dan berkualitas.
“Lembaga Pelatihan Kerja adalah lembaga yang memiliki andil besar dalam rangka membantu pemerintah, untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan serta menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas. Saya tekankan sekali lagi, bahwa target utama Lembaga Pelatihan Kerja, baik swasta maupun yang disediakan oleh pemerintah, adalah mencetak tenaga kerja unggulan, yang kompeten dan produktif dibidangnya. Oleh karena itu, sebagai lembaga yang menyediakan jasa pelatihan kerja, hendaknya mampu pula meningkatkan mutu lembaga, termasuk para instruktur didalamnya, salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan peningkatan kualitasnya,” jelas Albar.
Di era revolusi industri 4.0 yang tengah kita hadapi saat ini, yang menuntut kesiapan dan kompetensi dalam akses teknologi dan informasi, dalam hal ini adalah e-marketing yang tengah berkembang sangat pesat. Wabup menyampaikan bahwa seluruh lini dalam berbisnis dituntut untuk siap dan tidak gagap teknologi, jika ingin mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Kompetensi dan kapasitas pengelolannyalah yang menjadi hal utama untuk ditingkatkan, sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Kepada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi, saya minta untuk terus membimbing dan membina Lembaga Pelatihan Kerja dan BLK Komunitas yang ada di Kabupaten Wonosobo dengan baik. Saya harap Lembaga Pelatihan Kerja dan BLK pemerintah dan swasta dapat menjadi bagian dari support system satu sama lain, dengan satu tujuan yakni menghasilkan tenaga kerja unggul,” pungkas Wabup.
Sementara pada kesempatan itu Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Rahadi Giri Yuwono, menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, dengan peserta sebanyak 25 orang dari Lembaga Pelatihan Kerja, BLK Komunitas dan Industri Kecil Menengah. Dimana pelatihan Digital marketing ini untuk meningkatkan pemasaran secara digital dan memperluas jejaring serta untuk meningkatkan kualitas bagi lembaga pelatihan kerja, untuk nantinya bisa ditularkan ilmunya kepada peserta didik lembaga-lembaga pelatihan tersebut.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.